Berita RingkasSaatnya baca berita ringkas dan akurat tanpa HOAX

Ketika ‘Penistaan Terhadap Ulama’ Semakin Marak di Indonesia

Sekarang ini sedang marak penistaan terhadap para ulama seperti Baginda Yang Mulia Rizieq Shihab dan Baginda Yang Mulia Tengku Zulkarnain. Padahal sebagaimana fatwa Yang Mulia Yusuf Mansyur : sesalah-salahnya ulama itu masih sebenar-benarnya kita, jadi ga boleh kita menghina dan menista ulama.

Coba bayangkan Ustadz Tengku saja ditolak dan dihadang oleh masyarakat Dayak sampai ketakutan tidak berani turun dari pesawat dan balik badan persis ketika dulu para petinggi FPI juga pernah tidak berani turun dari pesawat karena dihadang suku Dayak. Padahal apa salahnya ustadz Tengku dan FPI? Tengku yang pernah mengatakan “Bunuh, salib, potong dan usir…!” di tv swasta ini hanya mengatakan kebenaran.

Saat dia mengatakan bahwa suku dayak itu kafir dan tidak layak masuk sorga mengapa mereka harus tersinggung? Toh yang disampaikan Tengku adalah kebenaran. Justru Tengku datang ke Kalimantan adalah karena kasih sayangnya untuk menyelamatkan mereka dari api neraka, kenapa harus ditolak, dihadang dan diusir? Sungguh ini adalah penistaan kepada ulama yang mulia yang sudah pasti masuk sorga dan dicintai Tuhan.

Apalagi Yang Mulia Yusuf Mansyur juga pernah bilang bahwa bahasa yang ada dan digunakan setelah alam kematian cuma bahasa Arab. Jadi jelas hanya orang Arab atau setidaknya yang bisa bahasa Arab saja yang bisa masuk sorga, bukan bahasa dan suku Dayak, jadi Yang Mulia Tengkyu tidak salah kan?

Terus juga kenapa Baginda Yang Mulia Bibib dilaporkan ke polisi atas kasus penistaan Pancasila, penistaaan agama dan penistaan adat Sunda? Kenapa organisasi masyarakat Sunda juga menolak dan menghadang beliau? Ini juga adalah penistaan pada ulama. Padahal Bibib itu sudah berkata benar bahwa video saat dia mengatakan Pancagila Sukarno ada di pantat itu cuma editan. Dia itu ulama, pasti tahu kalo dusta itu dosa besar jadi itu pasti video editan tidak peduli seluruh pakar sedunia mengatakan video itu asli. Pokoknya kalo Bibib bilang langit ini hijau ya pasti hijau. Yang bilang langit biru adalah sesat dan pasti konspirasi Yahudi.

Bibib sudah sering teriak “Bunuh Ahok penista agama” tapi kasus ini jangan dilempar ke Bibib dong. Bibib tidak pernah menista agama lain tapi cuma mengatakan kebenaran. Kalo Ahok bicara soal Islam itu adalah penistaan tapi kalo Bibib bicara soal Kristen itu adalah kebenaran. Jadi Ahok adalah penista agama sedang Bibib adalah penyampai kebenaran karena Yang Mulia Bibib sebagaimana Yang Mulia Tengku itu orang suci pemilik kunci sorga jadi ga mungkin salah.

Pokoknya kalo ada orang yang bilang bahwa Tuhan itu Maha Adil dan para ulama yang mulia itu sedang menerima hukum karma maka itu pandangan yang sesat. Mereka yang sesat itu bilang bahwa “Barangsiapa menabur kebencian akan menuai kebencian” padahal ini adalah pandangan kafir, Yang benar adalah para ulama yang suci dan mulia ini sedang didzalimi dan dikriminalisasi oleh kelompok Rheemason, Laminating, Wahyudi, Mamarika, agen CIA, agen Jionis, agen elpiji, agen pulsa dan agen togel.

Sudah itu saja
Salam Setengah Waras

Ditulis oleh Muhammad Zazuli