Berita RingkasSaatnya baca berita ringkas dan akurat tanpa HOAX

Tim Berners-Lee, Penemu World Wide Web yang Rendah Hati dan Tak Mata Duitan

tim-berners-lee

Selama ini saat kita akan mengakses sebuah website pasti kita harus mencantumkan kode www (World Wide Web) di  depan alamat situs yang akan kita tuju. Ya, kode www (World Wide Web) memang tidak bisa diremehkan, karena dengan adanya kode ini maka kita bisa berselancar dan menjelajah dunia maya. Tak bisa terbayangkan jika kemudian kode www (World Wide Web) tidak ditemukan.

Mungkin saja sampai detik ini kita taka akan bisa mengenal teknologi internet dan aplikasinya. Lalu siapa penemu  kode www (World Wide Web) yang sangat berjasa ini? Dia adalah Timothy John Berners-Lee atau sering disebut Tim Berners-Lee. Lalu siapakah Tim Berners-Lee ini sendiri? Berikut ulasannya.

Dimulai dari Pusat Organisasi Penelitian Nuklir Eropa (CERN)

Penemuan kode www (World Wide Web) oleh pria yang memiliki banyak gelar ini dimulai saat dirinya bekerja di di pusat Organisasi Penelitian Nuklir Eropa (CERN). Nah saat bekerja di CERN tersebut tepatnya di tahun 1980, Berners-Lee pernah mengajukan sebuah proyek yang berbasiskan konsep hiperteks (hypertext). Proyek yang kemudian menciptakan sistem prototipe bernama Enquire ini sendiri ditujukan untuk memfasilitasi pembagian dan pembaharuan informasi di antara para peneliti.

Nah karena akses yang terbatas pada lingkungan peneliti ini, Berners-Lee merasa tidak puas dengan penemuannya itu. Dari sini kemudian muncullah gagasan Berners-Lee untuk membuat konsep hypertext global yang bisa dinikmati oleh orang banyak. Gagasan untuk proyek hypertext global yang kemudian dikenal sebagai World Wide Web ini sendiri muncul di tahun 1989. Proyek ini sendiri dikerjakan Berners-Lee bersama dua orang temannya yaitu Vannevar Bush dan Douglas Engelbart.

Mensukseskan Proyek hypertext global alias World Wide Web

Hal pertama yang dilakukan Berners-Lee dan kedua temannya untuk mensukseskan proyek hypertext global ini adalah merancang bahasa pemrograman HyperText Transfer Protocol (HTTP). Bahasa program ini sendiri nantinya akan mengatur bagaimana sebuah data dikirim secara luas atau distribusikan ke banyak perangkat komputer.

Setelah itu pria kelahiran London, Inggris, 8 Juni 1955 ini juga menciptakan Hyper Text Markup Languange (HTML) sebagai pondasi dari sebuah halaman website. Dari apa yang dilakukan ini akhirnya terciptalah World Wide Web tersebut. Situs web pertama yang dibuat Berners-Lee dari penemuannya ini beralamat di http://info.cern.ch/ (telah diarsip) dan dimasukkan online untuk pertama kalinya pada 6 Agustus 1991.

Pasca Suskes dengan Proyek World Wide Web

Setelah suskes membuat proyek hypertext global alias World Wide Web, Berners-Lee di tahun 1994 kemudian mendirikan World Wide Web Consortium (W3C). W3C sendiri didirikan di Massachusetts Institute of Technology. Di W3C sendiri, Berners-Lee langsung menjabat sebagai Direktur yang menjadi pemimpin untuk mengembangkan teknologi interoperable (spesifikasi, pedoman, perangkat lunak, dan alat-alat) guna menjadikan Web makin maksimal.

Selain menjabat sebagai direktur W3C, Berners-Lee juga menjadi  pemegang pertama dari kursi 3Com ditahun 1999. Tahun 2008 Berners-Lee diangkat sebagai profesor kepala Informasi Desentralisasi Group (DIG). Gelar profesor kemudian diperolehnya lagi pada bulan Desember 2004 dari University of Southampton, Inggris. Di University of Southampton, Inggris ini sendiri Berners-Lee diangkat menjadi Profesor di Departemen Ilmu Komputer.

Di tahun 2006 Berners-Lee juga menjabat sebagai co-Direktur Web Science Research Initiative yang bertujuan membantu menciptakan tubuh penelitian multidisiplin dan juga untuk membantu memandu penggunaan desain masa depan untuk manfaat kemanusiaan.

Tetap Rendah hati dan Tak Mata Duitan

Meski telah berjasa besar mengembangkan sistem internet global yang terhubung ke seluruh dunia, namun Berners-Lee masih tetap rendah hati dan tidak berkeinginan untuk mendapatkan status populer. Alih-alih ingin mendapatkan kekayaan yang banyak dari penemuannya ini, Berners-Lee justru tidak mau mematenkan World Wide Web. Dari sini World Wide Web (www) pun bisa dipakai dengan bebas oleh siapapun tanpa biaya.

Kehidupan pribadi Berners-Lee sendiri terbilang sederhana meski ia merupakan pendiri dan pejabat di organisasi World Wide Web Consortium (W3C). Dengan catatan ini sendiri, Berners-Lee menjadi sosok penemu dan pengusaha dibidang teknologi yang berbeda dengan kebanyakan pebisnis lain seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg yang bergelimang harta. Karena jasa-jasa dan perannya dalam dunia teknologi ini kemudian Ratu Elizabeth II pada 16 Juli 2004 memberikan gelar kehormatan KBE kepada Berners-Lee.